khazanah alam

dianugerahkan untuk kita menikmatinya....perlu dipelajari, diperbaiki dan dipelihara untuk diturunkan buat generasi seterusnya......tentunya kita tidak mahu dipersalahkan oleh generasi akan datang sebagaimana kita cuba menunding jari ke generasi sebelum ini......fikirkanlah.....

Monday, 6 August 2012

kategori minyak zaitun






Ada yang menanyakan bagaimana cara mengetahui bahwa minyak zaitun itu asli?? Karena dipasaran banyak beredar berbagai merek baik lokal maupun impor.

Ada beberapa jenis minyak zaitun yang bervariasi dalam warna,rasa dan tingkat keasaman.Jenis yang terbaik untuk kosmeetik mungkin bukan yang terbaik untuk memasak.

Untuk mengetahui keaslian minyak zaitun kita bisa memakai indikator warna,rasa dan tingkat keasaman.

1.Extra Virgin Olive Oil: Minyak yang terbaik dan mahal. Tingkat keasaman kurang dari 0,8%.Dan dingin di tekan. Rasa dan aromanya unik. Muncul dengan kehijauan emas untuk warna hijau terang

2.Virgin Olive Oil: Minyak zaitun yang baik,sedikit lebih rendah daripada Extra Virgin Olive oil.Tingkat keasaman kurang dari 2%.Dapat digunakan untuk memasak. Rasa dan aroma yang kuat.

3.Refined Olive Oil:Minyak zaitun yang diperoleh dari hasil pencampuran antara Virgin Olive Oil dan Refined Olive Oil, memiliki lebih dari 1,5 % keasaman, dan aromanya telah berkurang. Di pasaran di beri label”olive oil” saja. Dan kadang diberi juga label “light” dan “extra light’.

Tiga jenis minyak itu yang banyak kita temui di pasaran. Tentu saja untuk mengetahui tingkat derajat keasaman tidak cukup dengan mata telanjang .Kita bisaa menggunakan kertas PH atau alat PH meter. Tapi kalau bingung-bingung pilih saja minyak zaitun yang diproduksi oleh perusahaan yang terpercaya.Mereka tentu punya SOP(Standar Operasional Prosedur) dalam berproduksi serta punya QC (Quality Control).

Semoga bermanfaat.



sumber dari: buzzle.com

diet sehat dengan minyak zaitun






Minyak zaitun tidak hanya memberi manfaat bagi kesehatan, tapi juga bagus untuk diet. Minyak yang berasal dari buah kebanggaan masyarakat Yunani ini membantu menjaga kadar kolesterol tetap normal, juga mengontrol gula darah.

Dikutip dari Times of India, minyak zaitun juga sangat mudah dicerna karena mengandung lemak tak jenuh. Ada banyak cara mengolah makanan menggunakan minyak zaitun, salah satu cara paling mudah adalah dengan menjadikannya sebagai dressing untuk salad.

Anda juga bisa membuat camilan sehat dengan mengoleskan minyak zaitun ke atas roti gandum. Minyak zaitun juga bisa ditambahkan sebagai saus dan dressing. Campurkan minyak zaitun dengan bawang bombay, rempah-rempah (oregano, thyme, dsb.) dan bawang putih untuk saus pasta.

Gunakan juga minyak zaitun untuk merendam daging, agar bumbu-bumbu lebih mudah terserap ke dalam makanan. Jika tidak terlalu suka rasanya yang tawar, Anda bisa menambahkan rasa dengan memasukkan rempah kering ke dalam minyak zaitun.


sumber dari: forumkami.net

zaitun kalamata



Kalimata olive


Buah zaitun Kalamata adalah zaitun hitam besar dengan tekstur halus, berasal dari kota Kalamata di sebelah selatan Peloponnese, Yunani. Sering digunakan sebagai penganan zaitun, buah ini biasanya diawetkan dalam cuka anggur atau minyak zaitun.

Zaitun Kalamata diberi nama dari nama kota Kalamata di Messenia, Yunani selatan, di dekat tempat tumbuhnya. Buah ini juga ditanam didekat Laconia, berbentuk almond, gemuk, berwarna ungu tua.


sumber dari: webddr.net

minyak zaitun yang lebih baik



Femina Info Kuliner


Apakah minyak zaitun yang dijual dalam kemasan kaleng lebih baik daripada kemasan botol?

Minyak zaitun murni (virgin olive oil), biasanya dikemas dalam dua kemasan. Ada yang di dalam kaleng, dan ada yang di dalam botol kaca. Keduanya sama-sama baik, namun minyak zaitun yang disimpan dalam botol kaca memiliki umur simpan yang lebih pendek dibandingkan dengan minyak zaitun di dalam kaleng. Hal ini dikarenakan botol kaca punya kemampuan menyerap cahaya, sehingga menyebabkan terjadinya proses oksidasi yang akan mempercepat kerusakan minyak (minyak menjadi tengik). 


sumber dari: femina.co.id

pokok zaitun






Minyak Zaitun, telah digunakan kaum Arab dan kaum Mediteranean dari zaman dulu lagi. Mereka gunakan untuk perubatan, kosmetik, kesihatan, pemakanan dan upacara keagamaan. Pokok Zaitun liar mula ditanam secara komersil sejak 6,000 tahun oleh kaum Arab Sham ( Syria ). Kemudiannya diperkenalkan oleh pelayar Syria (Arab Phonecian) di Sepanyol, Rom dan Greece persekitaran 3,000 tahun dulu.

Terma bahasa Sepanyol untuk minyak ialah “Aceite” yang dipinjam dari bahasa Arab “Az-Zeit”. Pokok Zaitun mereka namakan “Aceituna” dan minyak Zaitun sebagai “Aceite de Oliva”. Semua kitab, iaitu Torat, Zabur, Injil dan Al-Qoran ada menyebut mengenai Pohon Zaitun.

Pohon Zaitun boleh hidup zaman-berzaman sehingga 1,500 tahun atau lebih. Penanaman zaitun terbesar di dunia kini adalah Sepanyol, iaitu 300juta pohon. Daerah tanaman Zaitun terbesar adalah di Andalucia yang dimulakan oleh kaum Arab di zaman Sahabat Rasulullah dan Tabiin. Namun begitu, antara minyak Zaitun yang terbaik mutunya datang dari Syria dan Turki dan di export semula oleh Italy dan Greece dengan brand mereka sendiri.

Proses Mendapatkan Minyak Zaitun

Ia adalah minyak cold-press, iaitu tidak menggunakan haba untuk mendapatkan minyaknya dari buah. Ini bermakna, minyak ini amat sihat digunakan dalam penyediaan makanan. Buah zaitun dikutip dengan tangan dan kemudiannya dicincang halus dan ditekan oleh mesin.


Kemudian untuk mengeluarkan minyak zaitun dari bahan tercincang ini, mereka akan masukkan dalam mesin yang berpusing laju ( CENTRIFUGAL FORCE ). Gred Minyak Zaitun biasanya ada 3. Extra Virgin, Refined ( mixed extra + refined ) dan Regular/Pure.




sumber dari: malaysiaku.com