khazanah alam
dianugerahkan untuk kita menikmatinya....perlu dipelajari, diperbaiki dan dipelihara untuk diturunkan buat generasi seterusnya......tentunya kita tidak mahu dipersalahkan oleh generasi akan datang sebagaimana kita cuba menunding jari ke generasi sebelum ini......fikirkanlah.....
Showing posts with label serai makan. Show all posts
Showing posts with label serai makan. Show all posts
Tuesday, 29 April 2014
Sambal Goreng Jawa
Bahan-bahan :
2 keping tempe
250 gm paru - direbus
250 gm daging - direbus
2 biji bawang besar - dihiris
2 biji cili hijau - dihiris
2 biji cili merah - dihiris
6 biji ciliapi - dihiris
1/2 cawan cili kisar
6 biji bawang merah*
4 ulas putih*
3 biji buah keras*
3 batang serai*
2 in halia*
1 1/2 in lengkuas*
3 sudu besar udang kering* - semua bahan* dikisar
1 sudu makan pes asam jawa ADABI
2 cawan santan
Garam dan gula secukupnya
Minyak untuk menumis
Cara-cara :
Tempe, paru dan daging dipotong dadu.
Panaskan minyak dan goreng dahulu tempe kemudian paru dan daging. Angkat dan ketepikan.
Tumis bawang besar dan bahan yang dikisar hingga wangi.
Masukkan cili kisar dan kacau hingga naik minyak. Masukkan pes asam jawa dan garam.
Masukkan daging dan paru diikuti santan. kacau sebati dan masak hingga mendidih.
Masukkan tempe yang digoreng dan semua cili yang dihiris.
Kacau hingga rata dan pekat.
Perasakan garam dan gula secukupnya.
Sedia dihidang.
sumber dari: zalinah.blogspot.com/
Saturday, 5 April 2014
Serai @ Shaftsbury, Cyberjaya
P3A 16 & 17, Shaftsbury Square, Persiaran Multimedia 6, CYBERJAYA
Tel : 03 - 83226717
sumber dari: http://according2adam.blogspot.com/
Labels:
serai makan
Bam Serai Wangi

Serai pula boleh didapati dalam dua jenis utama iaitu untuk dimakan dengan nama saintifik Cymbopogen citratus dan serai wangi, Cymbopogen nardus. Menurut laman web Institut Penyelidikan dan Kemajuan Pertanian Malaysia (Mardi), tanaman serai makan dilaporkan berasal dari Sri Lanka dan tersebar luas di kawasan tropika, termasuk Malaysia, Indonesia, Tanzania, Brazil, Guatemala serta China.
Di Malaysia, serai makan terutama batangnya digunakan sebagai bahan perisa dalam masakan tradisional seperti masakan rendang, tom yam, kerabu, masak lemak cili padi dan asam pedas kerana aroma serta rasanya yang unik dapat meningkatkan selera. Di sesetengah negara, serai makan diusahakan khas untuk pengeluaran minyak pati yang berwarna kuning hingga coklat kemerahan dan berbau limau atau lemon.

Serai wangi pula banyak digunakan untuk rawatan selepas bersalin dan pening kepala. Caranya adalah dengan menggunakan air rebusan serai wangi sebagai mandian atau dibasahkan kepala dan dilapkan pada seluruh badan. Ia juga banyak digunakan dalam menghasilkan minyak urut untuk mengatasi masalah kebas-kebas, lenguh-lenguh, gigitan serangga dan kembung perut.
Bagaimanapun, di kebanyakan negara, serai wangi ditanam khas untuk pengeluaran minyak pati yang dikenali sebagai citronella di pasaran antarabangsa. Seperti herba lain, limau purut juga mempunyai banyak khasiat dan kegunaan. Daunnya banyak digunakan dalam masakan seperti tom yam kerana bau dan rasanya yang unik. Daripada aspek kesihatan, limau purut banyak digunakan sebagai ramuan ubatan dan bahan untuk mandi wap kerana ia dipercayai membantu untuk merawat kulit kepala, luka, lebam dan gigitan serangga berbisa.
sumber dari: http://biology-aasharifah.blogspot.com
Labels:
serai makan
Tuesday, 24 December 2013
serai membantu dalam pemulihan dari pilek dan flu
JENIS tanaman yang satu ini termasuk ke dalam anggota suku rumput-rumputan. Serai biasa dijadikan sebagai bumbu pada masakan karena aromanya yang khas. Namun sebenarnya serai bukan hanya sekedar pelengkap bumbu. Jauh dari itu, tamanan bernama latin Cymbopogon citratus ini memiliki manfaat yang banyak untuk kesehatan karena kandungannya.
Dalam penelitian yang dikutip dari ehow.com menyebutkan bahwa serai membantu dalam pemulihan dari pilek dan flu, mengurangi demam, kram, perut kembung dan nyeri rematik serta membantu pencernaan terutama pada anak-anak.
Sebuah penelitian dari The Science and Technology Department's Food and Nutrition Research Institute yang dikutip dalam livestrong.com telah menentukan bahwa serai memiliki manfaat antioksidan yang dapat membantu mencegah kanker, selain itu juga sebagai obat efektif untuk infeksi pada mata.
Para ahli dalam penelitian tersebut menambahkan bahwa dalam serai terdapat kandungan zat anti-mikroba dan anti bakteri yang berguna sebagai obat infeksi pada lambung, usus, dan saluran kemih.
Hal lain yang terdapat dalam serai yaitu kandungan Anti-piretik yang dimiliki serai bermanfaat dalam menurunkan panas. Selain itu senyawa analgesik yang membantu menghilangkan rasa sakit akibat sakit kepala, nyeri sendi, dan nyeri otot.
sumber dari: herbal.web.id
Labels:
serai makan
Paya Serai Restaurant
This Petaling Jaya restaurant's chic interior design blends mother of pearl with metallic and silver shades, while the sparks and flames of the open kitchen set a dramatic dining backdrop. Enjoy the delicious buffet breakfast in the morning, and for dinner, sample local and international cuisine at the sumptuous evening buffet.
sumber dari: 3.hilton.com
Labels:
serai makan
Wednesday, 11 December 2013
peluruh haid dan meringankan masuk angin
Bermanfaat untuk meringankan sakit gigi, peluruh haid dan meringankan masuk angin. Akar segar serai direbus dengan satu gelas air, kemudian diminum dua kali sehari, masing-masing setengah gelas.
sumber dari: evrinasp.wordpress.com
Labels:
serai makan
Restoran Serai, Cyberjaya
Serai Platter - RM 25.00
Serai Ice Tea - 12.00
sumber dari: azsfaral.blogspot.com
Labels:
serai makan
The Serai Group
The Serai Group is made up of a homegrown Malaysian family's passion and ideals of sharing gastronomical delights. Serai first opened its doors in 1990, serving customers authentic Northern cuisine. The restaurant infused selected Thai recipes that are most prevalent in most Northern homes and cookery.
That successful fusion gave rise to another outlet under the Serai Group. This time with a different twist of flavor - an East meets West cuisine located in Subang Jaya. Coupled with these two successful concept restaurants, the Serai Group playfully developed a catering service that specialises in satay and other local delicacies-to-go. Consisting of avid food aficionados, the group aspires to continue introducing new concepts and ideas to the market. With expansion on the cards, Serai Group is excited and looking forward to the prospect of taking these palatable food concepts globally.
sumber dari: seraigroup.com.my
Labels:
serai makan
Thursday, 5 December 2013
Rahasia Kelezatan Kari Aceh
Muhammad (45), sang koki kampung, menuang minyak kelapa dalam kuali besi bergaris tengah nyaris semeter. Begitu mendidih, dia segera menuang aneka bumbu: serai, bungong lawang keling, daun pandan, daun salam, bawang putih keprek, bawang merah iris, dan daun temurui (bay leaf). Wangi rempah pun menguar, memenuhi kolong meunasah.
Itu baru permulaannya saja. Muhammad lantas menuang seember penuh potongan daging dari tiga ekor kambing ke dalam kuali. Begitu daging mulai layu, ia menambahkan seember penuh bumbu kental berwarna kuning ke atasnya. Dengan tangan telanjang, Muhammad mengaduk bumbu dan daging langsung di atas kuali. Campuran air dan asam jawa kemudian ditambahkan. Ketika kuah daging mendidih, santan ditambahkan.
Dalam dua jam, kuah kare kameng—bahasa Aceh untuk kari kambing—nan berlemak itu pun matang. Segera saja udara dipenuhi wangi kari. Muhammad menciduk kari kambing dan menyodorkannya ke empat orang juru masak senior yang hari itu berperan sebagai juru cicip. Mereka diam sesaat menunggu jejak rasa kari tercecap di lidah. Setelah itu, mereka membisiki Muhammad. Juru masak itu bergegas menambahkan garam dan beberapa rempah.
Para pencicip mencoba lagi. Kali ini, mereka menganggukkan kepala tanda kari tersebut pantas dihidangkan dalam kenduri maulid hari itu.
Muhammad pun bisa bernapas lega. Puluhan laki-laki di meunasah yang sedari pagi ingin berpesta kari tersenyum gembira. Mereka segera berbaris untuk mendapatkan sepiring kari. Kami juga kebagian mencicipi kari dengan daging demikian empuk. Setiap tetes kuahnya menghadirkan aneka rasa yang serasi: gurih, pedas, hangat, asin, dan asam. Hari itu kami benar-benar pesta kari.
Di sela-sela kemeriahan pesta, Muhammad menceritakan rahasia kelezatan kari aceh. Ada 22 bumbu yang ia gunakan, antara lain kelapa gongseng, kelapa kukur, santan, kemiri, kunyit, pala, lawang keling atau bisa diganti cengkeh, lada, jahe, cabai, kayu manis, daun kari, pandan, dan sederet bumbu lain. Aneka bumbu itu harus diracik dalam takaran yang pas. ”Seberapa pun daging yang dimasak, kelezatan harus tetap sempurna,” ujar Muhammad yang biasa memasak dalam ukuran satu-dua ekor kambing atau lembu.
Buat kami, kari masakan Muhammad hari itu sudah lezat. Namun, di lidah seorang pencicip, Razali Hanafiah (61), rasa kari itu belum sempurna. ”Bumbunya masih kurang, harusnya ada 24 bumbu,” kata Razali, paman sekaligus guru masak Muhammad.
Dia lantas menunjukkan dua jenis bumbu yang absen dalam kari olahan Muhammad hari itu, yakni kacakra ci (kaskas ) dan jinten manis yang disimpan rapi di dalam stoples. Kacakra ci yang berbentuk butiran kecil berwarna kuning kecoklatan itu menambah rasa gurih pada kuah kari. ”Payah (susah) memang mencari bumbu ini sekarang. Kita harus cari di warung India,” kata Razali.
”Kalau mau lebih enak lagi, ya, ditambah biji bakung (baca: ganja),” sahut Muhammad. ”Tapi, kare kameng tadi tidak pakai, ya,” dia buru-buru menambahkan.
Dulu, biji ganja kerap dipakai dalam masakan Aceh. Fungsinya untuk memberi rasa gurih dan mengempukkan daging. Ada yang percaya biji-biji itu meningkatkan nafsu makan. ”Saking populernya ganja di masa lalu, ada hikayat yang menulis soal itu. Biji bakung itu sempat jadi identitas orang Aceh,” kata Nurdin, peneliti hikayat sekaligus Kepala Museum Aceh.
Sejarawan Aceh, Rusdi Sufi, menambahkan, ganja dulu dipakai orang Aceh sebagai bumbu makanan dan racikan obat. ”Waktu saya kecil, ketika tidak ada ikan atau daging untuk dimasak, cukup ambil nangka muda. Saya cincang, masak di kuali dengan bumbu kari, kasih sedikit biji bakung, sedap sudah. Itu tahun 1970-an. Sekarang tentu tidak lagi sebab ganja dilarang,” katanya diikuti tawa.
sumber dari: travel.kompas.com
Sunday, 4 August 2013
project i... Sayur dan herbs
Yang ni pulak project i... Sayur dan herbs untuk masak2... Macam rajin memasak aje...hehe... Adalah pokok pandan, serai, kari, kunyit, bunga kantan, lada merah, cili padi, selasih, daun kesum, limau purut, limau kasturi, kangkung....
sumber dari: lilawati.blogspot.com
Labels:
kantan,
kesum,
kunyit,
lada merah,
limau purut,
pandan,
pokok kari,
selasih,
serai makan
Saturday, 29 June 2013
Hilangkan Nafas Berbau
Anda menghadapi masalah mulut berbau / nafas berbau ?
Perkara ini memang membuatkan kita berasa malu unuk bercakap dengan orang ramai. Cubalah amalkan mana-mana petua mudah di bawah ini, insyaAllah dapat mengatasi masalah mulut berbau / nafas berbau dengan berkesan.
1) Ambil anggaran 15 helai pucuk jambu batu atau daun yang muda. Tumbuk hingga lumat dan masukkan ke dalam gelas yang berisi separu air. Tambahkan sedikit garam dan kacau. Tapis dan ambil airnya untuk dikumur sebanyak 2-3 kali sehari. Amalkan selalu.
2) Ambil 3 batang serai wangi dan 3 biji kulit limau kasturi. Tumbuk kedua-duanya hingga lumat. Masukkan ke dalam periuk kecil dan tuang air sehingga 3/4 tinggi periuk Masak sehingga mendidih. Setelah mendidih, tutup api dan biarka sejuk. Tapis dan ambil airnya untuk dikumur sebanyak 2-3 kali sehari. Amalkan selalu.
3)Rendam beberapa helai daun sirih dalam air suam seama 5 minit. Minum air tersebut. Amalkan setiap hari.
4) Ambil beberapa helai daun sirih. Ramas hingga keluar jusnya. Masukkan ke dalam air kosong dan kacau hingga sebati. Tapis dan minum. Amalkan setiap hari.
5)Ambil beberapa kuntum bunga cengkih dan masukkan ke dalam segelas air suam. Biarkan selama 5 minit dan kumur dengan air itu. Amalakan 2 kali sehari setiap hari.
6)Kunyah sebatang kayu manis yang kecil setiap malam sebelum tidur. Telan airnya, hampasnya dibuang. Amalkan setiap malam.
sumber dari: maugemuk.com
Labels:
cengkih,
kayu manis,
serai makan
Telur Pindang Cik Manggis
Bahannya:
telur ayam
Daun senduduk,
Daun mengkudu,
daun salam
daun kunyit.
Lengkuas-diketuk
Daun pandan
Daun lengkuas
daun serai wangi,
Kulit bawang
kicap manis
Ketumbar biji
Jintan manis
Jintan putih.
serai
1 ketul asam jawa.
Garam,
.Malamnya Cm padamkan api dapur dan sambung merebus besoknya.Oleh kerana Telur 15 biji je jadi masa rebus tu tak lama.Jika 1000 biji telur kena lah rebus 3 hari 3 malam..hehe jadi hikayat 1001 malam nak rebus telur pindang ni hehe.
sumber dari: mamakitchen-makcikmanggis.blogspot.com
Thursday, 13 June 2013
Kamu pernah makan Telur Pindang ?
rebus berhari-hari
dengan pelbagai herba dan daun
antaranya .. halia , lengkuas , kulit kayu manis , serai , cengkih , pelaga
daun manggis , daun senduduk , daun jambu batu
( maklumat di Gugel di Wikipedia )
( sebab bila tanya Ibu saya .. dia kata.. macam-macam dia letak .. dan saya lupa apa ‘ macam-macam ‘ itu )
sumber dari: drsingapunyablog.wordpress.com
Labels:
buah pelaga,
cengkih,
halia,
kayu manis,
lengkuas,
serai makan
Saturday, 25 May 2013
serai is aromatic and believes to be able to ward off mosquitoes
This variety of the serai is aromatic and believes to be able to ward off mosquitoes.
The leaves if boiled in a pan of water, once the water has cooled down, can be used as bath water to eliminate body odor. This bath water is also good for women after the confinement period. It can assist in removing wind from the body.
sumber dari: aradiasgarden.wordpress.com
Labels:
serai makan
Friday, 9 November 2012
tips memilih daun sereh
Aromanya yang khas dan segar menjadi salah satu bumbu andalan di dapur masakan Asia, tak terkecuali China, Thailand, Vietnam, India dan Indonesia kerap mengandalkan bumbu dapur yang satu ini. Sebenarnya kita juga mengenal aroma khas dari daun jeruk nipis, namun, dibandingkan dengan daun jeruk nipis, sereh lebih memiliki aroma yang lembut dan bisa digunakan untuk menu masakan apa saja, termasuk minuman segar.
Sebenarnya sereh adalah tanaman khas India, yang kemudian populer terlebih dahulu sebagai bumbu masakan Thailand dan Vietnam. Bahkan di negara tersebut sereh menjadi bahan bumbu utama.
Sebut saja Tom Yum Kung, salah satu menu populer Thailand di mana sereh menjadi bumbu utamanya. Dipercaya, adanya sereh dapat membuat sup khas Thailand ini mampu mengobati demam, flu, dan bahkan beberapa jenis penyakit kanker. Nah, cukup ampuh kan.
Lantas, bagaimana memilih sereh yang baik untuk campuran masakan?
1. Perhatikan bagian akarnya, apabila akarnya kasar maka ia sereh tersebut terlalu tua dipakai sebagai bumbu
2. Bagian batang di dekat akar biasanya berwarna kuning pucat, sedangkan di bagian atas putih dan hijau.
3. Jangan membeli sereh tersebut apabila daun bagian luar berwarna kecokelatan, yang artinya ia sudah tidak segar lagi.
4. Apabila ternyata sereh yang Anda pakai masih tersisa, bungkus kembali dalam plastik dan simpan di lemari es.
Menggunakan sereh cukup digeprak dan tak perlu dihaluskan, aroma kesegarannya kemudian akan menyatu pada kuah dan masakan.
Yummy!
sumber dari: herlinacandra.wordpress.com
Labels:
serai makan
Saturday, 6 October 2012
petua tradisi minuman serai
Merawat Sesak Nafas
10 batang serai dicuci bersih, diketuk hancur dan direbus dengan 2 gelas air yang telah dicampur sesudu besar gula merah. Biarkan sehingga mendidih dan tinggal dalam anggaran segelas. Sejukkan sebelum ditapis dan diminum. Pada peringkat permulaan ambillah ramuan ini 3 kali seminggu. Jika rawatan menunjukkan peningkatan yang baik, kurangkan pengambilan kepada 2 kali seminggu dan begitulah seterusnya sehingga betul-betul pulih. Rawatan selepas pulih hanya minum sekali pada setiap bulan bagi mengelakkan masalah sama berulang.
Melegakan Rasa Pening dan Lesu Sewaktu Hamil
Sebatang serai diketuk sedikit, 4 cm kulit kayu manis dan 1 biji bungan cengkih dicuci bersih dan dimasukkan ke dalam segelas air panas mendidih. Tambahkan sesudu gula pasir dan dikacau rata. Biarkan sejuk sebelum ditapis dan diminum terutama menjelang waktu tidur atau ketika ingin berehat.
Merawat Sakit Perut/Melawaskan Kencing
Segenggam akar serai dan 10 helai daunnya dibersihkan dan kemudian direbus bersama 4 gelas air. Biarkan mendidih sehingga air didihan tinggal dalam anggaran 2 gelas. Setelah suam air rebusan ini diminum 2 kali sehari sehingga masalah sakit perut dan keperitan membuang air kecil hilang.
Merawat Sengal-Sengal Sendi
Beberapa helai daunnya dibersihkan, ditumbuk atau dikisar bersama sedikit air. Ramuan kemudian disapukan di sendi yang bermasalah.
Mengubati Demam Kuning
Secekak pokok serai direbus dalam bekas yang mengandungi sebaldi air. Keseluruhan pokok termasuk akar dan daunnya direbus sehingga air rebusan itu mendidih. Selepas beransur suam, ia kemudian dijadikan air mandian dan sebaik-baiknya tidak dibilas dengan air biasa. Amalkannya 3 kali sehari iaitu setiap kali waktu mandi sehingga demam kuning itu benar-benar sembuh.
Merendahkan Kolesterol
3 atau 4 batang serai yang telah dibuang akar dan daun, diracik-racik dan direbus. Ambil segelas air rebusan itu dan diminum perlahan-lahan atau sedikit demi sedikit 2 kali sehari iaitu setiap pagi dan juga malam. Dalam beberapa minggu sahaja paras kolesterol dalam badan akan berkurangan.
Mengubati Sakit Akibat Gigi Berlubang
Bahagian hujung serai diruncingkan (sebesar lubang pada gigi berkenaan) dan dipanaskan dengan lilin. Apabila panas, masukkan ke dalam lubang gigi yang sakit hingga batang serai berkenaan sejuk. Ulangi beberapa kali hingga kesakitanberansur hilang.
Menghindar Gigitan Nyamuk
Daun serai pada kuantiti secukupnya ditumbuk, diperah dan diambil airnya. Air perahan daun serai berkenaan kemudiannya disapu pada badan untuk menghindar gigitan nyamuk.
sumber dari: leading.com.my
Labels:
serai makan
losyen serai plus
Membuang angin dalam badan, lemak dan melangsingkan badan
Mengatasi sengal-sengal otot, lenguh-lenguh badan dan terseliuh
Membantu merawat masalah sakit sendi dan saraf
Sebagai penghalau nyamuk
Mengatasi sengal-sengal otot, lenguh-lenguh badan dan terseliuh
Membantu merawat masalah sakit sendi dan saraf
Sebagai penghalau nyamuk
sumber dari: aljostore.com
Labels:
serai makan
Subscribe to:
Posts (Atom)

