khazanah alam

dianugerahkan untuk kita menikmatinya....perlu dipelajari, diperbaiki dan dipelihara untuk diturunkan buat generasi seterusnya......tentunya kita tidak mahu dipersalahkan oleh generasi akan datang sebagaimana kita cuba menunding jari ke generasi sebelum ini......fikirkanlah.....

Friday, 7 September 2012

delima atasi masalah diabetes





SETELAH dianggap sebagai salah satu buah eksotis dari Asia, delima kini terkenal sebagai buah penghasil antioksidan terbaik. Manfaat antioksidan dan kandungan nutrisi lainnya dipercaya dapat membantu mengatasi beberapa penyakit.

Buah delima atau biasa disebut Pomegranate, punya kandungan antioksidan dan nutrisi yang baik untuk menangkal radikal bebas. Buah bulat dengan biji-biji di dalamnya ternyata bermanfaat bagi kita. Banyak produk minuman dan kosmetik yang menawarkan manfaat dari buah eksotis ini.

Minyak biji delima juga bermanfaat untuk menjaga elastisitas dan produksi kolagen pada kulit wajah dan leher, juga menjaga kelembapan dan kelembutan kulit tangan dan kaki. Minyak biji delima merupakan sumber yang kaya asam linolenat konjugat yang berhubungan dengan peningkatan sensitivitas insulin dalam satu studi yang menunjukkan hal itu dapat mengurangi risiko pengembangan diabetes tipe 2, demikian yang dilansir Prostatenet.

Dua penelitian lain menemukan bahwa jus buah delima atau ekstrak delima memiliki dampak positif pada pasien diabetes, penggunaan sehari-hari dari aneka produk delima ini dapat mengurangi risiko mereka terserang aterosklerosis.


sumber dari: helath.okezone.com

delima menghadang infeksi HIV






“Apa sih enaknya buah delima? Buah kok isinya biji semua.” Pernah mendengar komentar begitu? Biasanya nada sumbang terhadap delima dilontrakan oleh mereka yang tak mau repot. Banyak juga yang enggan memakan delima karena bingung cara memakannya.

Buah delima memang unik. Bila buah yang berbentuk buni ini dibelah dua, akan terlihat tumpukan biji yang berdempetan satu sama lain. lalu dimana daging buahnya? Daging buah delima menempel pada biji, menyerupai selaput pembungkus biji, menyerupai selaput pembungkus biji. Rasanya asam-asam manis, segar di lidah.


Untuk mendapatkan daging buahnya, keseluruhan biji harus turut dikulum. Persis memakan buah markisah. Bedanya markisah biasa ditelan bersama bijinya, buah delima tidak demikian. Umumnya bagian biji tidak ikut dimakan karena keras dan bila tergigit menimbulkan rasa baru yang membuat daging buah delima tak seenak dan sesegar semula.


Tak salah pepatah mengatakan berakit-rakit ke hulu berenang-renang ketepian, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Jika mau sedikit repot memakan buah delima, Anda akan menuai manfaat yang tak ternilai harganya. Buah delima menyimpan khasiat bagi kesehatan, suatu anugerah yang tak bisa dinilai dengan uang.

Daging buah delima berkhasiat sebagai penyejuk dan dapat digumakan mengobati sariawan, suara serak, sakit di tenggorokan, cacingan, perut kembung, rematik, sering buang air kecil, menurunkan tekanan darah tinggi, bahkan menurunkan berat badan. Biji delima yang sering dibuang juga menyimpan khasiat antara lain dapat menurunkan demam dan menyembuhkan batuk.



Rupanya khasiat delima tak hanya terpendam pada daging buah dan biji. Sejumlah penelitian membuktikan kulit kayu, kulit akar, kulit buah, dan bunga delima juga potensial mengobati penyakit.
Contohnya bunga delima, dapat mengobati radang gusi dan bronkitis. Begitu dengan bagian kulit buah yang oleh masyarakat Cina disebut shi liu pi, merupakan obat alami mengatasi radang tenggorokan, radang telinga, keputihan dan perdarahan.

Contohnya bunga delima ini kini menkadi perhatian para ilmuwan kedokteran karena berpotensi mengendalikan penyebaran infeksi di dalam tubuh, termasuk infeksi karena virus HIV penyebab penyakit AIDS.

Jadi, masih tidak tertarik mencoba delima?



sumber dari: kaahil.wordpress.com

pemegranate white tea soda





Kalau soda yang satu ini merupakan gabungan antara buah delima dengan white tea
Wah, seperti apa rasanya? 
Hansen Beverage Company ini terkenal dalam membuat natural. 
 Minuman soda produksinya memakai campuran bahan-bahan alami seperti 
buah-buahan, teh, dan lemonade. 
Konon Blue Sky Pomegranate White Tea Soda memiliki rasa yang menyegarkan 
dan bebas dari campuran zat pewarna dan perasa buatan.


sumber dari: mesammesem.com

rojak buah delima




rujak crobo, nganggo buah delima


sumber dari: picasaweb.google.com

jus delima menurunkan tekanan darah





Suka jus buah delima? Kalau iya, tambah lagi frekuensi minumnya, karena minum segelas jus delima setiap hari selama dua minggu dapat meningkatkan kadar hormon seks, testosteron. Hasilnya, libido Anda pun akan naik.

Peneliti dari Queen Margaret University, Edinburgh, sebelumnya mengobservasi 58 relawan dengan kisaran usia 21-64 tahun. Selain mengukur kadar testosteron dan tekanan darah, eksperimen ini juga merekam tingkat 11 emosi pada responden, meliputi rasa takut, sedih, bersalah, malu, dan keyakinan diri. Setelah dua minggu, peneliti menemukan peningkatan kadar testosteron pada pria maupun wanita sebesar 16-30 persen, sementara tekanan darah menurun. Emosi positif naik, sementara perasaan negatif turun.

Pada pria, tingkat testosteron yang lebih tinggi juga menyebabkan tumbuhnya bulu-bulu pada wajah, suara leibh berat, dan menstimulasi dorongan seks. Testosteron, meski lebih tinggi kadarnya pada pria, juga ditemukan pada wanita. Hormon ini diproduksi di kelenjar endokrin yang letaknya di dekat ginjal dan rahim. Pada wanita, testosteron meningkatkan gairah seksual dan menguatkan tulang dan otot, membantu memperbaiki mood dan memori seseorang, bahkan meredakan stres.

Dalam penelitian yang dilakukan 18 bulan lalu di universitas yang sama, terlihat bahwa jus delima juga menurunkan tekanan darah dan membantu mengikis lemak perut setelah uji coba selama lebih dari sebulan. Berbagai efek baik ini membuat delima menciptakan reputasi sebagai superfood, dengan kadar antioksidan yang diyakini mampu mengurangi risiko penyakit jantung, kanker prostat, dan kanker payudara.

Delima juga mengandung zat besi, vitamin A, C, dan E. Zat besi membantu memelihara suplai oksigen ke seluruh tubuh, vitamin E mengurangi proses penuaan pada otak dan membantu mencegah penyakit Alzheimer, sedangkan vitamin C memperbaiki kondisi kulit, gigi, dan tulang.



sumber dari: palembang.tribunnews.com