khazanah alam

dianugerahkan untuk kita menikmatinya....perlu dipelajari, diperbaiki dan dipelihara untuk diturunkan buat generasi seterusnya......tentunya kita tidak mahu dipersalahkan oleh generasi akan datang sebagaimana kita cuba menunding jari ke generasi sebelum ini......fikirkanlah.....

Friday, 7 September 2012

delima menghadang infeksi HIV






“Apa sih enaknya buah delima? Buah kok isinya biji semua.” Pernah mendengar komentar begitu? Biasanya nada sumbang terhadap delima dilontrakan oleh mereka yang tak mau repot. Banyak juga yang enggan memakan delima karena bingung cara memakannya.

Buah delima memang unik. Bila buah yang berbentuk buni ini dibelah dua, akan terlihat tumpukan biji yang berdempetan satu sama lain. lalu dimana daging buahnya? Daging buah delima menempel pada biji, menyerupai selaput pembungkus biji, menyerupai selaput pembungkus biji. Rasanya asam-asam manis, segar di lidah.


Untuk mendapatkan daging buahnya, keseluruhan biji harus turut dikulum. Persis memakan buah markisah. Bedanya markisah biasa ditelan bersama bijinya, buah delima tidak demikian. Umumnya bagian biji tidak ikut dimakan karena keras dan bila tergigit menimbulkan rasa baru yang membuat daging buah delima tak seenak dan sesegar semula.


Tak salah pepatah mengatakan berakit-rakit ke hulu berenang-renang ketepian, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Jika mau sedikit repot memakan buah delima, Anda akan menuai manfaat yang tak ternilai harganya. Buah delima menyimpan khasiat bagi kesehatan, suatu anugerah yang tak bisa dinilai dengan uang.

Daging buah delima berkhasiat sebagai penyejuk dan dapat digumakan mengobati sariawan, suara serak, sakit di tenggorokan, cacingan, perut kembung, rematik, sering buang air kecil, menurunkan tekanan darah tinggi, bahkan menurunkan berat badan. Biji delima yang sering dibuang juga menyimpan khasiat antara lain dapat menurunkan demam dan menyembuhkan batuk.



Rupanya khasiat delima tak hanya terpendam pada daging buah dan biji. Sejumlah penelitian membuktikan kulit kayu, kulit akar, kulit buah, dan bunga delima juga potensial mengobati penyakit.
Contohnya bunga delima, dapat mengobati radang gusi dan bronkitis. Begitu dengan bagian kulit buah yang oleh masyarakat Cina disebut shi liu pi, merupakan obat alami mengatasi radang tenggorokan, radang telinga, keputihan dan perdarahan.

Contohnya bunga delima ini kini menkadi perhatian para ilmuwan kedokteran karena berpotensi mengendalikan penyebaran infeksi di dalam tubuh, termasuk infeksi karena virus HIV penyebab penyakit AIDS.

Jadi, masih tidak tertarik mencoba delima?



sumber dari: kaahil.wordpress.com

pemegranate white tea soda





Kalau soda yang satu ini merupakan gabungan antara buah delima dengan white tea
Wah, seperti apa rasanya? 
Hansen Beverage Company ini terkenal dalam membuat natural. 
 Minuman soda produksinya memakai campuran bahan-bahan alami seperti 
buah-buahan, teh, dan lemonade. 
Konon Blue Sky Pomegranate White Tea Soda memiliki rasa yang menyegarkan 
dan bebas dari campuran zat pewarna dan perasa buatan.


sumber dari: mesammesem.com

rojak buah delima




rujak crobo, nganggo buah delima


sumber dari: picasaweb.google.com

jus delima menurunkan tekanan darah





Suka jus buah delima? Kalau iya, tambah lagi frekuensi minumnya, karena minum segelas jus delima setiap hari selama dua minggu dapat meningkatkan kadar hormon seks, testosteron. Hasilnya, libido Anda pun akan naik.

Peneliti dari Queen Margaret University, Edinburgh, sebelumnya mengobservasi 58 relawan dengan kisaran usia 21-64 tahun. Selain mengukur kadar testosteron dan tekanan darah, eksperimen ini juga merekam tingkat 11 emosi pada responden, meliputi rasa takut, sedih, bersalah, malu, dan keyakinan diri. Setelah dua minggu, peneliti menemukan peningkatan kadar testosteron pada pria maupun wanita sebesar 16-30 persen, sementara tekanan darah menurun. Emosi positif naik, sementara perasaan negatif turun.

Pada pria, tingkat testosteron yang lebih tinggi juga menyebabkan tumbuhnya bulu-bulu pada wajah, suara leibh berat, dan menstimulasi dorongan seks. Testosteron, meski lebih tinggi kadarnya pada pria, juga ditemukan pada wanita. Hormon ini diproduksi di kelenjar endokrin yang letaknya di dekat ginjal dan rahim. Pada wanita, testosteron meningkatkan gairah seksual dan menguatkan tulang dan otot, membantu memperbaiki mood dan memori seseorang, bahkan meredakan stres.

Dalam penelitian yang dilakukan 18 bulan lalu di universitas yang sama, terlihat bahwa jus delima juga menurunkan tekanan darah dan membantu mengikis lemak perut setelah uji coba selama lebih dari sebulan. Berbagai efek baik ini membuat delima menciptakan reputasi sebagai superfood, dengan kadar antioksidan yang diyakini mampu mengurangi risiko penyakit jantung, kanker prostat, dan kanker payudara.

Delima juga mengandung zat besi, vitamin A, C, dan E. Zat besi membantu memelihara suplai oksigen ke seluruh tubuh, vitamin E mengurangi proses penuaan pada otak dan membantu mencegah penyakit Alzheimer, sedangkan vitamin C memperbaiki kondisi kulit, gigi, dan tulang.



sumber dari: palembang.tribunnews.com

makan delima mulut segar





Buah bernama pomegrante ini sedang populer. Baik sebagai buah segar maupun jusnya. Karena kandungan vitamin dan antioksidannya yang tinggi. Buah yang asam segar ini juga berkhasiat menangkal beragam penyakit.

Buah delima (Punica Granatum) berbentuk bulat hampir sebesar buah jeruk. Pohonnya bisa mencapai tinggi hingga 5-8 m. Sering di tanam di pekarangan rumah sebagai tanaman hias. Banyak ditanam di daerah Cina Selatan dan Asia Tenggara. Selain rasanya enak, buah delima juga memiliki khasiat dahsyat untuk kesehatan.

Delima kaya akan antioksidan polyphenols, seperti tannin dan anthocyanin, vitamin C, B5, kalium serta serat. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa minum jus delima setiap hari bisa membuat kadar kolesterol menurun, dan aliran darah ke jantung meningkat. Jus delima juga efektif untuk menjaga kinerja jantung tetap stabil dan menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Berikut ini beberapa manfaat hebat buah delima untuk kesehatan tubuh:

Jantung
Delima kaya akan antioksidan yang baik untuk menurunkan kolesterol dan tekanan darah. Juga menjaga kesehatan pembuluh darah arteri agar tidak tersumbat oleh penumpukan plak yang beresiko terjadinya stroke.

Disfungsi Ereksi
Minum jus buah delima secara teratur selama tiga bulan bisa mencegah disfungsi ereksi pada pria.

Gigi
Buah delima memiliki nutrisi yang baik untuk membersihkan mulut, mencegah plak pada gigi, serta mencegah bau mulut karena mengandung sifat antibakteri. Kumurlah dengan jus buah delima secara rutin agar mulut beraroma segar dan gigi kuat.

Tulang
Buah delima memiliki senyawa yang baik untuk mengurangi peradangan dan mencegah kerusakan pada tulang. Makan buah delima teratur baik untuk mencegah osteoporosis.

Kanker
Para ilmuwan meyakini, makan buah delima segar atau jus buah delima memiliki senyawa yang baik untuk mencegah dan mengobati kanker paru-paru, prostat, kulit dan payudara.

Alzheimer
Antioksidan pada buah delima mampu mencegah penyakit alzheimer. Buat wanita hamil, makan buah delima atau jus delima bisa melindungi otak pada janin dari kerusakan neonatus dalam kasus cedera.

O, ya kalau bisa usahakan makan buah delima dalam keadaan segar. Jika membeli jus delima pastikan terbuat dari 100% buah delima dan bukan jus dengan rasa delima agar mendapatkan manfaat maksimal.


sumber dari: mardimario.blogspot.com